marketingmixittelkom

Just another WordPress.com site

Bauran Produk? Lini Produk? Hmm..

pada Desember 18, 2011

Pasti teman-teman bingung, apa sih bauran produk? lini produk? Makanan apaan tuh? :D

Nah, biar nggak bingung, langsung saja ya simak sedikit cerita tentang si bauran produk dan lini produk ;)

Pada suatu hari, Ina pergi ke Pasar Kaget untuk membeli beberapa kebutuhan kuliah yang masih belum lengkap. Sesampainya di Pasar Kaget, Ina langsung memilih beberapa barang yang ia butuhkan. Diantaranya adalah: pensil, pulpen, penghapus, tempat pensil, penggaris, dan beberapa buku tulis. Kemudian, Ina membayar barang-barang tersebut dan pulang ke rumahnya kembali.

Pertanyaannya adalah apa hubungan si Ina dengan materi diatas? :D

Apakah ini hanya sebuah cerita tanpa mengandung maksud apapun? Tentunya tidak! :D

Dari cerita tersebut, kita bisa melihat bahwa Ina membeli beberapa produk seperti pensil, pulpen, penghapus, tempat pensil, penggaris, dan buku. Barang-barang tersebut yang dinamakan bauran produk :D

Jadi, bauran produk adalah kumpulan semua produk dan barang yang ditawarkan untuk dijual oleh penjual tertentu. Di dalam bauran produk tersebut, terdapat berbagai lini produk ( Kotler dan Keller, Manajemen Pemasaran).

Sekarang, apa sih lini produk itu?

Masih dari cerita si Ina tadi, yang termasuk ke dalam lini produk misalnya : Pensil. Pensil itu ada macem-macem, ada pensil yang diraut kaya 2B, Faber Castel (ups sebut merek :D hehe) dan pensil mekanik, pensil-pensil itulah yag disebut dengan lini produk pensil. Atau contoh lain, misal si Ina beli shampoo, dia beli sunsilk, rejoice, clear, dll. Nah berbagai jenis shampoo itulah yang disebut dengan lini produk shampoo.

Jadi, lini produk itu adalah kelompok produk di dalam kelas produk yang berhubungan erat karena mempunyai fungsi yang serupa, dijual kepada kelompok pelanggan yang sama, dipasarkan melalui gerai atau saluran ayng sama, atau masuk dalam kisaran harga tertentu ( Kotler dan Keller, Manajemen Pemasaran).

Bagaimana sudah sedikit mengerti sekarang? :D

Biar lebih jelas lagi, mari kita lihat beberapa contoh bauran produk dan lini produk di bawah ini.

Keterangan : bauran produk —-> alat tulis

keterangan : lini produk —-> penghapus

 

Temen-temen tahu tidak?

Dalam sebuah perusahaan, tentunya mereka ingin memperluas bisnis mereka dengan menciptakan beberapa produk baru yang dapat menyentuh konsumen pasar. Nah, si perusahaan ngga bisa dong langsung aja mengeluarkan produk-produk tanpa adanya strategi. Maka dari itu, ada yang namanya Dimensi Bauran Produk yang salah satu tujuannya adalah untuk memudahkan perusahaan dalam mengembangkan bisnis mereka seperti yang dikatakan diatas.  Dimensi Bauran Produk tersebut adalah :

1. Lebar : Bauran produk mengacu pada berapa banyak lini produk berbeda yang dijual di perusahaan.

Misalnya di suatu perusahaan awalnya hanya menjual minuman soda saja. Tetapi, ternyata konsumen sedang seneng-senengnya minum teh instan, maka perusahaan tersebut membuat minuman teh gelas. Disini, perusahaan memperluas lini produk yang dijual di dalam perusahaan tersebut. Yang tadinya cuma ada minuman soda, sekarang sudah ada minuman teh instan.

2. Panjang : bauran produk mengacu pada jumlah total produk dalam bauran

Kalau yang tadi menambah lini produk baru, berbeda dengan yang ini. Maksud dari dimensi panjang adalah perusahaan menambah jumlah produk dalam bauran yang artinya masih dalam satu lini. Misalnya, perusahaan menjual detergen X, karena melihat konsumen begitu tergila-gila dengan detergen X tersebut, maka perusahaan memunculkan produk detergen baru (misal detergen Y) untuk menarik konsumen yang harapannya, tanggapan dari konsumen bisa memuaskan.

3. Kedalaman : bauran produk mengacu pada banyaknya varian yang ditawarkan masing-masing produk dalam lini.

Kita sering lihat nih di supermarket, banyaaak sekali minuman rasa dengan berbagai macam rasa :D haha. Misalnya : susu, ada rasa coklat, strawberri, fanila, naah.. variasi rasa itu yang dinamakan dengan kedalaman :D

4. Konsistensi : seberapa dekat hubungan dari berbagai lini produk pada pengguna akhir, persyaratan produksi, saluran distribusi, atau dengan cara lain.

Gimana?

Bingung?

Atau lumayan mengerti? :D

Oke, untuk lebih jelasnya, disini sudah ada contoh empat dimensi yang ada pada Perusahaan Unilever :)

cekidoot ^_^

Yang termasuk ke dalam Panjang Lini Produk adalah : untuk Sabun Mandi ada Lux, Lifebuoy, Camay

Yang termasuk ke dalam Lebar Baruran Produka adalah ; margarin, sabun mandi, sampo, pasta gigi, detergen.

Yang termasuk ke dalam kedalaman : di sabun Lifebuoy ada yang warna merah, ijo, biru, dll.

Nah untuk konsistensi disini maksudnya adalah seberapa konsisten suatu perusahaan dalam menjual suatu produk. Misalnya, Perusahaan X konsisten bahwa dia akan terus menjual produk sabun, jadi tidak ada penjualan produk apapun selain sabun. Tetapi, biasanya jarang sekali ada perusahaan yang tidak menambah produk yang dijual, sehingga bisa dikatakan jarang sekali ada perusahaan yang konsisten :D

Hmm..

Sekian saja penjelasan mengenai bauran produk dan lini produk. Apabila ada kesalahan, bisa langsung bilang kepada yang menulis artikel ini, sehingga bisa langsung di edit dan diterbitkan kembali :p

Hehe.

Semoga bermanfaat :)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: